General

Kecepatan Internet 100 Mbps Dari Innovate

Innovate sajikan layanan QuadPlay sekaligus

InnovatePada saat ini persaingan layanan fixed broadband di Indonesia semakin ramai dengan hadirnya pemain baru yang agresif menawarkan koneksi akses serat optik Fiber to the Home (FTTH) 100 Mbps. Layanan FTTH ini diusung oleh PT Mora Quatro Multimedia (MQM) dengan merek dagang Innovate. Oleh MQM yang sejatinya telah beroperasi sejak 2010 lalu, Innovate sebenarnya telah dirilis di pasar sejak akhir 2013 lalu.

“Sekarang kami memiliki sekitar 20 ribu pelanggan dengan teknologi FTTH. Kita harapkan akhir tahun ini bisa melesat menjadi 100 ribu pelanggan dan tahun depan kita bidik 500 ribu pelanggan,” ungkap Vice President Comercial MQM Syakieb Sungkar dalam rilisnya, Jumat (11/7/2014).

Menurutnya, MQM menjadi yang pertama di Indonesia dalam menawarkan layanan inovasi empat layanan sekaligus atau QuadPlay dalam satu brand Innovate.

Keempat layanan yang ditawarkan meliputi layanan Internet Super Cepat Unlimited Quota dengan kecepatan hingga 100 Mbps ke rumah pelanggan dengan menggunakan kabel serat optik.

Berikutnya ada TV Kabel Interaktif dengan pilihan 75 saluran dengan kualitas tayangan Standard Definition (SD) dan 10 saluran High Definition (HD) lokal dan mancanegara.

Ada juga sambungan telepon dan aplikasi InnovateGO yang merupakan layanan video streaming dari beragam pilihan tayangan televisi yang ada di Innovate, sehingga pengguna dapat terus menikmati tayangan di manapun dan kapanpun.

Layanan Innovate dibanderol Rp 290.000 per bulan hingga Rp 2 juta per bulan. Sedangkan untuk telepon memakai jaringan Smartfren dengan biaya langganan sebesar Rp 46.100 per bulan.

Di tahap awal Innovate didukung teknologi analog hybird coaxial cable (HFC) dengan merek HOMElinks. Area jangkauan meliputi kawasan Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang, Depok, Bekasi dan Surabaya. Rencananya dalam jangka pendek akan diperluas ke Bogor, Malang, Semarang serta Jakarta. Sedangkan untuk jangka panjang diharapkan merambah Malang, Semarang dan Sumatera.

Dalam catatan, saat ini penetrasi dari Fixed Broadband di Indonesia pada 2013 mencapai 5% dari rumah tangga, dan 2014 menjadi 6% dari rumah tangga, berikutnya di 2015 menjadi 7% dari rumah tangga yang ada di Indonesia.

Sedangkan jumlah pelanggan fixed broadband nasional dari semua pemain di 2013 sekitar 3,9 juta pengguna, pada 2014 sekitar 4,8 juta pengguna, 2015 (5,5 juta pengguna) dan di 2016 (6,1 juta pengguna).

MQM sendiri merupakan anak usaha dari PT Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA). Perusahaan tambang dari Sinar Mas Grup ini mengakuisisi MQM pada akhir 2012 melalui anak usahanya, PT DSSA Mas Sejahtera, senilai Rp 87,5 miliar. Meski demikian, pendapatannya dari penyediaan TV kabel dan internet sendiri hingga kuartal pertama 2014 lalu belum begitu memuaskan.

Simak terus tentang info gadget terbaru.

Gadget-baru.com mencoba mengupas dan memberikan info tentang pergadgetan terkini.

Categories

Archives

Stats

Copyright © 2015 The Mag Theme. Theme by MVP Themes, powered by Wordpress.

To Top