Android

Mengenal Fitur Android Lollipop

Inilah beberapa fitur Android Lollipop yang tak dimiliki iOS 8

Android LollipopAndroid dan iOS adalah dua penguasa sistem operasi mobile saat ini. Google dan Apple pun baru-baru ini telah merilis versi teranyar dari kedua OS mobile tersebut, Android 5.0 Lollipop dan iOS 8.

Meski kedua kubu sudah memaksimalkan pemberian fitur tergress dalam OS masing-masing, tentu kekurangan akan tetap ada. Dilansir dari Phone Arena, Jumat (24/10/2014), berikut adalah 8 fitur Android Lollipop yang tak dipunyai oleh iOS 8.

1. Guest Mode

Dengan fitur ini, Google membuat sebuah perangkat Android bisa digunakan oleh banyak orang, contohnya oleh keluarga. Dengan Guest Mode, pengguna bisa mengunci fitur tertentu agar tidak digunakan oleh pihak yang tak bertanggung jawab.

Sementara Apple sepertinya masih menganggap bahwa perangkat mobile adalah sebuah perangkat pribadi, bukan untuk digunakan secara beramai-ramai.

2. Battery Saving

Di Android 5.0, Google untuk pertama kalinya memperkenalkan fitur pengirit baterai yang bisa menambah sekitar 90 menit masa pakai perangkat.

Fitur yang sebelumnya bernama Project Volta ini bekerja dengan menonaktifkan konektivitas, mengurangi performa, dan lainnya. Sayangnya Apple belum memberi fitur sejenis itu di iOS 8.

3. Smart Lock

Saat ini Android adalah satu-satunya OS yang membolehkan pengguna untuk membuka kunci perangkat dengan mem-pairing-nya dengan perangkat seperti smartwatch, ataupun ponsel dan tablet lain.

Sementara untuk membuka kunci perangkat iOS saat ini hanya bisa menggunakan swipe, pin 4 digit, ataupun menggunakan sensor sidik jari.

4. USB Mass Storage

Sudah tujuh tahun sejak iPhone pertama diluncurkan, dan ponsel itu tetap terdeteksi sebagai kamera digital ketika dihubungkan dengan Windows PC. Sementara jika perangkat Android yang dihubungkan, akan terdeteksi layaknya penyimpan portabel seperti flashdisk dan sejenisnya.

OS Android pun mendukung ekspansi storage dengan menggunakan kartu microSD, fitur yang sampai saat ini tak ditemukan di iOS.

5. Manajemen Aplikasi

Perihal aplikasi tambahan, saat ini pengguna perangkat iOS sampai saat ini hanya bisa menginstal, membuka, atau menghapus. Sementara di Android, penggunanya bisa dengan bebas mengotak-atik bermacam aspek dari aplikasi di perangkatnya itu.

Satu lagi, pengguna Android bisa mengatur aplikasi default sesuai keinginannya, seperti bebas memilih browser default, email client, ataupun photo editor. Sementara di iOS, penggunanya tak bisa melakukan hal semacam itu. Misalnya browser, secara baku sudah terkunci di aplikasi Safari.

6. Dukungan NFC

Sebenarnya tak cuma Android, Windows Phone dan bahkan BlackBerry pun sudah mendukung penuh penggunaan Near Field Communication (NFC) sejak lama.

Sementara Apple baru membolehkan penggunaan NFC di iOS 8.1, itu pun tak semua fitur dibuka oleh Apple. NFC di iOS 8.1 hanya bisa digunakan sebagai pendukung fitur Apple Pay.

7. Aplikasi

Pengguna Android bisa menginstal aplikasi dari manapun, tak terpaku pada Play Store. Asalkan penggunanya sadar bahwa aplikasi yang diinstal selain dari Play Store bisa membahayakan perangkatnya itu.

Di iOS, penggunanya hanya bisa menginstal aplikasi dari App Store milik Apple, kecuali mereka men-jailbreak perangkatnya itu — yang tentu akan menghanguskan garansi.

8. Fotografi

Tak bisa dipungkiri, kualitas gambar yang dihasilkan oleh kamera iPhone memang hampir selalu mengungguli gambar yang diambil menggunakan ponsel Android pada umumnya.

Namun jika berbicara fitur, OS buatan Google ini memberikan banyak fitur advanced yang tak ada di iOS. Contohnya, perekaman video 4K, bermacam pengaturan manual saat memotret, juga memotret dalam format RAW.

Simak terus tentang info gadget terbaru.

Gadget-baru.com mencoba mengupas dan memberikan info tentang pergadgetan terkini.

Categories

Archives

Stats

Copyright © 2015 The Mag Theme. Theme by MVP Themes, powered by Wordpress.

To Top